Hotel Hazo Palmie Madagaskar
Gambar monokromatik yang dibuat dengan pulpen hitam pada tanggal 7 September 2024, berukuran 20 x 15 cm, karya seni ini menggambarkan taman fiktif dari sebuah hotel fiktif bernama "Hazo Palmie Madagascar." Nama tersebut tidak didasarkan pada lokasi hotel di Madagaskar, melainkan pada fakta bahwa pemiliknya adalah seorang penjelajah yang mengunjungi negara tersebut dan membawa kembali benih tanaman. Ia menanam benih-benih ini di sebidang tanah yang dibelinya dan memutuskan untuk mengembangkannya menjadi hotel mewah dengan taman botani tropis pribadi. Taman tersebut menampilkan pohon Ficus microcarpa dan Ficus elastica kuno, beberapa di antaranya berusia 100 tahun, dan berbagai tanaman tropis dari seluruh dunia, termasuk yang berasal dari Madagaskar (tempat ia melakukan perjalanan terakhirnya), seperti Dypsis decari (palem segitiga), Bismarckia nobilis (palem biru), Ravenala madagascariensis (palem penjelajah), dan Pandanus utilis. Banyak juga Washingtonia robusta, Strelitzia nicolai, dan Dracaena draco (pohon kurma Kepulauan Canary) yang hadir.
